Looks like

 

Senin 18 Nopember 2014, sepertinya aku harus benar-benar tidak menunda pekerjaan sebelum beban menggunung dan menjadi lonsoran masalah yang tidak bisa dibendung. Mines 6 hari sebelum pelaksanaan tapi kutak merasa adanya aura kegiatan yang akan direalisasi. "Jika ingin segalanya sesuai keinginan maka lakukan sendiri", kadangkala mereka memang sulit dimengerti.

Maksudku,
Jika ingin dimengerti maka jelaskan, saya sudah jelaskan tapi kenapa mereka nggak mengerti juga. Mungkin mengerti tapi yang dikerjakan beda juga.

Jika tidak mengetahui maka bertanyalah, saya sudah bertanya tapi mereka menjelaskan ketidak mampuan mereka. Mungkin ada tapi tidak seperti harapan.

Jika tidak suka maka ubahlah, saya sudah mencoba mengubah tapi akhirnya yang dikerjakan tetap sama. Mungkin ada yang berubah tapi sebagian besar tidak.

Jika ingin bertemu maka undanglah, saya sudah mengundang tapi mereka tidak hadir. Mungkin ada yang datang tapi lebih banyak yang tidak.

Membuatku tiba dititik kesimpulan kalau mereka tidak sesimple kata dan sepertinya lebih baik berada dialam sandiwara.

Looks like/sepertinya semua harus aku yang mengerjakan setelah rangkaian kesibukan selesai.

Ba'da sholat subuh kutinggalkan PUSDAM. Pagi ini pkl 09.00 am mengajar 3 kelas disekolah hingga pkl 03.00 pm membuat fisik tidak memungkinkan untuk nelajutkan aktivitas. Sepulangnya dari sana kusempatkan diri untuk mengecheck pimpinan cabang lainya di PIKOM STAIN, biasanya sih ada diantara mereka yang menghabiskan waktu disana.

Jalan menuju terblokir kesana karena aksi demonstrasi ORMAS Islam menolak kenaikan BBM. Kenapa juga aksi dengan memblokir jalan utama, apa mereka pikir aku dan keluarga dirumah tidak bayar pajak. Jalan itukan milik umum, saya juga bebas berpendapat. Silahkan saja aksi menuntut kebebasan dan keadilan, tapi kalau dengan merebut kebebasan dan keadilan orang lain baiknya mereka pulang untuk mengkaji dulu, aksinya besok-besok saja.

Akhirnya kuambil jalan memutar, cukup jauh memang apalagi kendaraan sulit untuk melaju didaerah padat kendaraan karena aksi dijalan utama. Sesampainya ditujuan kudapati A. Saiful dan Iwan disana, sepertinya sedang memuhasabah diri dalam mimpi. Setelah puas melontarkan pertanyaan tentang pelatihan jurnalistik nantinya, aku pulang kerumah untuk istirahat sembari berkoordinasi dengan PC lainnya.

Looks like 4.5 5 Laskar Merah Maroon Senin 18 Nopember 2014, sepertinya aku harus benar-benar tidak menunda pekerjaan sebelum beban menggunung dan menjadi lonsoran masalah yang ...