Malaka, Ahad 21 Juni 2015
Kalau saja Ibu tidak meminta untuk diantar keluar kota.
Kalau saja kukatakan tidak saat ia meminta.
Kalau saja kuminta bapak untuk mengantar Ibu ketempat ini, tentu masih kudapati diri didepan layar PC duduk dengan berbagai posisi sembari menonton Anime atau Movie hingga menjelang maghrib.
Mungkin karena kunjungan teman-teman kemarin serasa terlalu banyak menghabiskan waktu dikamar adalah hal yang kurang bermanfaat.
Karena perjalanan agak jauh dan writer dalam kondisi berpuasa maka tidur sebelum berangkat adalah ritual yang tepat untuk mencegah mata melompat dari tempatnya. Setelah tidur siang dan sholat Dhuhur dirumah, bermain Little Empire selama 15 menit barulah kami bertolak ke malaka.
Tempat yang kutuju yaitu Malaka yang berada dijalan poros Makassar sekira 42 km dari kota watampone. Signal internet ditrmpat ini kurang mendukung dan rumah yang dekat dari jalan raya membuat suara kendaraan seringkali memekakkan telinga.
Belakangan baru kutahu Ibu berkunjung dirumah famili ini karena acara buka puasa yang akan diadakan esok, jadi writer tertahan dan bermalam sehari disini.
Menantikan buka puasa Writer duduk diteras sibuk sendiri menulis note ini dismartphone nantinya akan kuinput kelaptop yang kutinggal dirumah.
Kalau saja Ibu tidak meminta untuk diantar keluar kota.
Kalau saja kukatakan tidak saat ia meminta.
Kalau saja kuminta bapak untuk mengantar Ibu ketempat ini, tentu masih kudapati diri didepan layar PC duduk dengan berbagai posisi sembari menonton Anime atau Movie hingga menjelang maghrib.
Mungkin karena kunjungan teman-teman kemarin serasa terlalu banyak menghabiskan waktu dikamar adalah hal yang kurang bermanfaat.
Karena perjalanan agak jauh dan writer dalam kondisi berpuasa maka tidur sebelum berangkat adalah ritual yang tepat untuk mencegah mata melompat dari tempatnya. Setelah tidur siang dan sholat Dhuhur dirumah, bermain Little Empire selama 15 menit barulah kami bertolak ke malaka.
Tempat yang kutuju yaitu Malaka yang berada dijalan poros Makassar sekira 42 km dari kota watampone. Signal internet ditrmpat ini kurang mendukung dan rumah yang dekat dari jalan raya membuat suara kendaraan seringkali memekakkan telinga.
Belakangan baru kutahu Ibu berkunjung dirumah famili ini karena acara buka puasa yang akan diadakan esok, jadi writer tertahan dan bermalam sehari disini.
Menantikan buka puasa Writer duduk diteras sibuk sendiri menulis note ini dismartphone nantinya akan kuinput kelaptop yang kutinggal dirumah.



